Pertemuan yang tak disengaja akan menjadi suatu momen yang terus diingat. Begitupun pertemuan saya dengan salah satu blogger asal Bojonegoro, Jawa Timur itu. Pertemuan itu terjadi di Hotel Prigi, Trenggalek. Saat Kak Didik—sapaan akrabnya—mengisi kepemudaan bersama teman-temannya di Prigi.
Menurutnya saat itu, ia iseng mencari kata kunci tentang blogger di Trenggalek. Tidak ia temukan kata kunci yang dicari. Saat itu yang muncul adalah portal online nggalek.co, portal lokal di Trenggalek. Nggalek.co merupakan salah satu portal lokal yang konsisten mengulas tentang lokalitas ke-Trenggalek-an dari berbagai sisi, isu dan perspektif.
Ia pun kemudian berinisiatif berkirim komentar dalam Fans Page Facebook nggalek.co. Berhubung portal itu berkantor di kota Trenggalek, maka salah satu teman saya yang memegang kendali fan page nggalek.co, Trigus dan Misbahus Surur, editor nggalek.co suruh saya respon (jawab) dan meminta saya untuk menemui Kak Didik.
Bagi saya ini adalah pertemuan yang sangat luar biasa. Sebab, siapa yang tak ingin bertemu dengan teman blogger senior. Yang belum saya temui sebelumnya. Yang jelas pertemuan itu adalah salah satu momen yang—saat saya buka-buka file gambar di laptop—muncul kembali untuk saya tuliskan. Pertemuan berlangsung satu tahun yang lalu. Tepatnya bulan September 2016, tiga bulan sebelum saya memutuskan bekerja di luar Kota, Tangerang.
Kami pun bertemu di Hotel Prigi, yang kebetulan dekat dengan rumah. Tanpa banyak cakap, saya diajak di ruangannya. Ternyata di kamarnya ada beberapa temannya yang tak ikut mengisi materi kepemudaan bersama-sama siswa-siswi SMA-SMK se-Trenggalek.
Saya yang masih awam tentang dunia blogger, hanya diam saja. Kak Didik dengan pengetahuannya tentang Blogger mendominasi perbincangan tentang Blogger. Namun, bukan blogger namanya kalau berkunjung di suatu tempat tidak mendokumentasikan perjalanannya dan menuliskan di blog-nya?
Maka, Kak Didik sedikit banyak bertanya tentang sejarah Trenggalek dan keindahan Pantai Prigi. Ia sangat senang sekali bisa berkunjung dan mengisi materi kepemudaan bersama teman-temannya di Hotel Prigi ini.
Kemarin (02/12/17), saya menemukan blog-nya. Saya cari-cari—scroll naik turun. Blog yang ia gawangi bernama didikjatmiko.com. Blog ini merupakan blog personal, yang isinya tentang dunianya sendiri dan berbagai catatan-catatan menarik di sekitarnya.
Saat saya melakukan Blogwalking di blog-nya, saya membaca tulisannya yang sangat inspiratif. Konten yang ia tulis sangat variatif. Banyak kolom dan rubrik ia tulis dan kabarkan kepada publik. Mulai dari dunia kuliner, teknologi, catatan perjalanannya selama menjadi blogger.
Selain itu, dari blognya, saya melihat dan membaca bahwa ia sangat senang menuliskan hal-hal tentang desanya, Sedahkidul salah satu desa yang berada di Bojonegoro. Dari tangannya itulah, ia mengeksporasi dan mempublikasikan keindahan dan kekayaan desanya. Lewat blog-nya itu juga ia sering mengabarkan kepada khalayak tentang aktivitas dan kegiatan yang sedang berlangsung maupun dilakukan yang ia gelar bersama desanya bersama aparatur pemerintah.
Jika dilihat dari aktivitas di blog-nya, ia adalah orang yang supel, mudah bergaul dengan banyak orang. Dari aktivitas nge-blog-nya ia sering menikmati pelesiran ke mana-mana, bahkan ia sering diundang sebagai pemateri untuk mengisi berbagai macam tema jurnalistik maupun dunia blogger.
Selain blogger, menurut ceritanya saat itu, ia juga menjadi Duta Pemuda Bojonegoro & Jawa Timur. Di tengah sebagai duta pemuda di kotanya, ia juga menyandang amanah sebagai ketua Karang Taruna di desanya Sedahkidul, Kecamatan Purwosari, Bojonegoro.
Waktu itu, tepatnya setahun yang lalu, saya tak mengerti dunia blogger atau memoles wordpress. Saya hanya tahu tentang dunia menulis. Saat itu ambisi saya menjadi seorang penulis sangatlah besar. Ambisi menggebu-gebu di dunia literasi-menulis menganak-tirikan dunia blogger. Saat ini saya malah merasa dunai blog lebih dekat dengan fesyen literasi—membaca dan menulis.
Lewat dunia blog ini saya malah sering terus belajar tentang dunia kepenulisan. Banyak pelajaran dan keuletan para blogger di dunia kepenulisan. Bahkan banyak penulis itu lahir dari dunia blogger.
Sekarang saya termotivasi untuk belajar dunia blogger, meski sangat cupu. Banyak orang besar lewat jasa blogspot[dot]com, wordpress[dot]com maupun blogger perbayar. Lewat pertemuan yang tidak disengaja itu dan sapaan di blog ini, semoga kak Didik masih ingat dengan saya dan membaca tulisan sederhana nan jelek ini, yang kemudian menyapa balik.
Lewat tulisan remeh ini, semoga kami bisa lempar komentar atau memberi saya petuah tentang dunia pem-blogger-an ini. Saya masih sangat muda, cupu—untuk tidak menyebut diri saya ini noob. Saya masih newbie untuk urusan blogger.
Bertemu dengan seorang blogger senior seolah menemukan gerbong yang sesuai untuk melaju bersama di gerbong yang sama pula dan menjadi salah satu pembakar dan semangat dan membangkitkan mood nge-blog yang sering naik-turun, fluktuatif ini.
Di dunia blog ini saya sangat senang berteman dengan para blogger kawakan dan blogger senior. Dari dunia blogger ini saya merasakan bahwa saya telah banyak belajar di dunia kepenulisan dari para blogger di luar. Semoga saja dunia blogger saya terus bisa belajar dengan teman-teman dan bisa belajar langsung (bertemu-kopdar) dengan para blogger-blogger se-Indonesia Raya. Semoga.
Menurutnya saat itu, ia iseng mencari kata kunci tentang blogger di Trenggalek. Tidak ia temukan kata kunci yang dicari. Saat itu yang muncul adalah portal online nggalek.co, portal lokal di Trenggalek. Nggalek.co merupakan salah satu portal lokal yang konsisten mengulas tentang lokalitas ke-Trenggalek-an dari berbagai sisi, isu dan perspektif.
Ia pun kemudian berinisiatif berkirim komentar dalam Fans Page Facebook nggalek.co. Berhubung portal itu berkantor di kota Trenggalek, maka salah satu teman saya yang memegang kendali fan page nggalek.co, Trigus dan Misbahus Surur, editor nggalek.co suruh saya respon (jawab) dan meminta saya untuk menemui Kak Didik.
Bagi saya ini adalah pertemuan yang sangat luar biasa. Sebab, siapa yang tak ingin bertemu dengan teman blogger senior. Yang belum saya temui sebelumnya. Yang jelas pertemuan itu adalah salah satu momen yang—saat saya buka-buka file gambar di laptop—muncul kembali untuk saya tuliskan. Pertemuan berlangsung satu tahun yang lalu. Tepatnya bulan September 2016, tiga bulan sebelum saya memutuskan bekerja di luar Kota, Tangerang.
Kami pun bertemu di Hotel Prigi, yang kebetulan dekat dengan rumah. Tanpa banyak cakap, saya diajak di ruangannya. Ternyata di kamarnya ada beberapa temannya yang tak ikut mengisi materi kepemudaan bersama-sama siswa-siswi SMA-SMK se-Trenggalek.
Saya yang masih awam tentang dunia blogger, hanya diam saja. Kak Didik dengan pengetahuannya tentang Blogger mendominasi perbincangan tentang Blogger. Namun, bukan blogger namanya kalau berkunjung di suatu tempat tidak mendokumentasikan perjalanannya dan menuliskan di blog-nya?
Maka, Kak Didik sedikit banyak bertanya tentang sejarah Trenggalek dan keindahan Pantai Prigi. Ia sangat senang sekali bisa berkunjung dan mengisi materi kepemudaan bersama teman-temannya di Hotel Prigi ini.
Kemarin (02/12/17), saya menemukan blog-nya. Saya cari-cari—scroll naik turun. Blog yang ia gawangi bernama didikjatmiko.com. Blog ini merupakan blog personal, yang isinya tentang dunianya sendiri dan berbagai catatan-catatan menarik di sekitarnya.
Saat saya melakukan Blogwalking di blog-nya, saya membaca tulisannya yang sangat inspiratif. Konten yang ia tulis sangat variatif. Banyak kolom dan rubrik ia tulis dan kabarkan kepada publik. Mulai dari dunia kuliner, teknologi, catatan perjalanannya selama menjadi blogger.
Selain itu, dari blognya, saya melihat dan membaca bahwa ia sangat senang menuliskan hal-hal tentang desanya, Sedahkidul salah satu desa yang berada di Bojonegoro. Dari tangannya itulah, ia mengeksporasi dan mempublikasikan keindahan dan kekayaan desanya. Lewat blog-nya itu juga ia sering mengabarkan kepada khalayak tentang aktivitas dan kegiatan yang sedang berlangsung maupun dilakukan yang ia gelar bersama desanya bersama aparatur pemerintah.
Jika dilihat dari aktivitas di blog-nya, ia adalah orang yang supel, mudah bergaul dengan banyak orang. Dari aktivitas nge-blog-nya ia sering menikmati pelesiran ke mana-mana, bahkan ia sering diundang sebagai pemateri untuk mengisi berbagai macam tema jurnalistik maupun dunia blogger.
Selain blogger, menurut ceritanya saat itu, ia juga menjadi Duta Pemuda Bojonegoro & Jawa Timur. Di tengah sebagai duta pemuda di kotanya, ia juga menyandang amanah sebagai ketua Karang Taruna di desanya Sedahkidul, Kecamatan Purwosari, Bojonegoro.
Waktu itu, tepatnya setahun yang lalu, saya tak mengerti dunia blogger atau memoles wordpress. Saya hanya tahu tentang dunia menulis. Saat itu ambisi saya menjadi seorang penulis sangatlah besar. Ambisi menggebu-gebu di dunia literasi-menulis menganak-tirikan dunia blogger. Saat ini saya malah merasa dunai blog lebih dekat dengan fesyen literasi—membaca dan menulis.
Lewat dunia blog ini saya malah sering terus belajar tentang dunia kepenulisan. Banyak pelajaran dan keuletan para blogger di dunia kepenulisan. Bahkan banyak penulis itu lahir dari dunia blogger.
Sekarang saya termotivasi untuk belajar dunia blogger, meski sangat cupu. Banyak orang besar lewat jasa blogspot[dot]com, wordpress[dot]com maupun blogger perbayar. Lewat pertemuan yang tidak disengaja itu dan sapaan di blog ini, semoga kak Didik masih ingat dengan saya dan membaca tulisan sederhana nan jelek ini, yang kemudian menyapa balik.
Lewat tulisan remeh ini, semoga kami bisa lempar komentar atau memberi saya petuah tentang dunia pem-blogger-an ini. Saya masih sangat muda, cupu—untuk tidak menyebut diri saya ini noob. Saya masih newbie untuk urusan blogger.
Bertemu dengan seorang blogger senior seolah menemukan gerbong yang sesuai untuk melaju bersama di gerbong yang sama pula dan menjadi salah satu pembakar dan semangat dan membangkitkan mood nge-blog yang sering naik-turun, fluktuatif ini.
Di dunia blog ini saya sangat senang berteman dengan para blogger kawakan dan blogger senior. Dari dunia blogger ini saya merasakan bahwa saya telah banyak belajar di dunia kepenulisan dari para blogger di luar. Semoga saja dunia blogger saya terus bisa belajar dengan teman-teman dan bisa belajar langsung (bertemu-kopdar) dengan para blogger-blogger se-Indonesia Raya. Semoga.
Asik yah....
BalasHapusaku juga pernah ketemu dengan blogger senior, rasanya jadi sangat ingin belajar dari mereka
Betul Mas. Apalagi bagi blogger pemula. Waah luar biasa pokoknya...
BalasHapuskamu gak beljar tip tpnya dari dia..
BalasHapusaku dulu sewaktu ketemu senior blogger, akhirnya aku buat blog baru di blogger, jadi semacam kepengen ikutan cari penghasilan lewat blog. dan ternyata itu tidaklah mudah, hahaha
Pengen banget, Mas. Tapi belum bisa buat trik dan tip. Semoga Mas Nur Irawan bisa mengajari saya... 🙏
BalasHapusbagus ya .. semakin banyak blogger dari pelosok2 Indonesia maka akan semakin terexpose potensi yang ada di daerah tersebut
BalasHapusBetul Mas. Semakin beragam info dan potensi di daerah-daerah di pelosok Indonesia. Terima kasih @bersapedahan... 🙏
BalasHapusKeren mas, bisa dapet banyak ilmu tuh setelah ketemu langsung dari blogger senior.
BalasHapusBetul sekali, Mas. Saya juga banyak belajar dengan mas-nya...
BalasHapusWah, kak Didik pancen ngeten 👍
BalasHapusBetul, Mas. Saya baca-baca di blognya memang ngeten 👍 orangnya. Seperti mas Dito. Hehehe
BalasHapusKeren mas Saya Angga B Susilo dari Bojonegoro juga
BalasHapusSemangArt terus mas
Mantap, Mas Angga. Salam kenal ya... Mohon bimbingannya buat belajar ngeblog.., 🙏
BalasHapusHehehe iya mas salam kenal aku jg masih belajar dan tulisanya masih aburadol mas 😂
BalasHapusHehehe iya mas. Saling belajar bersama. SemangArt mas Angga,,
BalasHapusSiap mas wordpressku ini udah 4th baru bulan-bulan ini aku buka lagi mas ..
BalasHapusBerarti buka kembali dan diisi lagi mas. Hehehe 🙏
BalasHapusHehehe siap mas
BalasHapusIya mas SemangArt...
BalasHapusKetemu sama kak didik waktu kita ada acara penanaman pohon bersama bupati trenggalek ..haha main lumpur-lumpuran ..
BalasHapusWaaah mantaap mas... salam kenal ya...
BalasHapusSiap sma2
BalasHapusBlognya apa mas??
BalasHapusPosting Komentar