Sebuah kebahagian tak ternilai, apabila kita menemukan hakikat sesuatu dari apa yang kita kerjakan. Selama bermanfaat, tidak ada yang sia-sia dengan apa yang dilakukan atau kita kerjakan. Dan betul. Bermula dari menepati permintaan adik untuk mendownloadkan game seluler, dari layar sentuh, saya menemukan satu hal baru, yang membukakan jalan pikiran agar terus berpikir positif.
Karena menempati permintaan seorang adik, maka saya merelakan diri untuk mengunduh game dari balik aplikasi. Kami menunggu beberapa menit agar aplikasi itu pasang secara otomatis oleh aplikasi PlayStore. Menunggu beberapa menit akhir game itu bisa digunakan.
Kami memainkan secara berganti bersama adik saya. Hal ini kami lakukan menumbuhkan kesan kompetitif lagi seru. Kami pun memainkan sebuah game bernama Onet Vegetble Garden. Game ini sekilas tidak ada istimewa-istimewanya. Juga kalah kelas dibanding game jaman now seperti Mobile Legend atau game-game yang menarik lain. Hanya game menata beberapa jenis tumbuh-tumbuhan. Disusun tiga atau empat tumbuhan yang sama untuk mendapatkan nilai.
Jujur. Saya bukan maniak atau gamer sejati. Di gadget pribadi, saya tak memiliki dan mengoleksi permainan yang bisa diakses dari layar sentuh ini. Saya tidak terlalu suka permainan game. Apalagi itikad mengoleksinya sangat sedikit. Permainan-permainan yang mampu membius masyarakat penggila game sedemikian besar, tak mampu menggerakkan saya untuk ikut menikmati eforia itu.
Lalu apa yang saya dapat dari game ini?
Semula memang tidak ada kesan atau ada hal menarik dari game itu. Seperti game-game lainnya. Setelah menikmati game itu, saya menarik sebuah kesan dan kesimpulan tentang sebuah usaha yang pantang menyerah.
Dari permainan itu pula saya menemui esensi permainan yang sederhana, yang kemudian saya membawa pada sebuah kehidupan yang kompleks. Ternyata di balik semua peristiwa itu ada esensinya. Yaitu, ketika di posisi yang tidak menguntungkan, tidak menentu masih banyak pilihan untuk menyelesaikan permainan itu dengan baik. Tatkala durasi permainan semakin terus berkurang, hingga menuju game over. Ternyata masih ada jalan keluar untuk menyelesaikan game tersebut dengan tepat waktu.
Semua itu tergantung dari apa kita memposisikannya. Tentu dengan cara berpikiran tenang, fokus dan selalu kerja keras serta displin dan sabar. Bahwa kita bisa memainkan game itu dengan baik dan menjalani tantangan dan hambatan dalam kehidupan lebih baik lagi. Sederhananya, jika sesuatu hal yang begitu rumit, sebenarnya yang membuat hal itu sukar adalah pikiran kita sendiri. Kita harus yakin dengan idigiom “tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini."
Barangkali dalam kehidupan ini, kita terlalu sering menjust, mengeluh dan berpikiran yang rumit sendiri. Sehingga kesempatan untuk memikirkan jalan keluar pun sangat minim. Apabila kita berpikir secara terbuka dan hati yang tenang, tidak tergesa-gesa dan tenang dalam berpikir, persoalan itu akan terselesaikan dengan sendirinya. Meski kita harus selalu berusaha dan yakin disertai doa. Sebab penyelesaian akan datang bersamaan dengan usaha yang kita lakukan.
Terlebih itu semua, kita juga harus yakin bahwa apapun bidang yang kita geluti, 100 % kita menemui hambatan yang tidak bisa kita duga, tidak sesuai dengan perkiraan kita. Tatkala kita menjumpai kesukaran, tetapi kita hanya berpangku tangan tanpa ada usaha atau tindakan nyata. Maka kita sebenarnya telah melepaskan satu kesuksesan yang baru saja akan kita gapai. Tidak ada kesuksesan yang dicapai hanya dengan berpangku tangan atau mengandalkan keajaiban. Kerja keras dan displin dan berpikiran tenang merupakan rentetan dari keajaiban-keajaiban itu.
Dalam buku Mustofa Romdloni yang berjudul Sederhana tapi Dahsyat (2013), ia menulis dan mengingatkan kepada kita semua bahwa jangan memiliki pikiran yang menghalangi jalan kita untuk keluar. Semua hal harus siap dan semua jawaban harus tersedia sebelum membangun usaha. Kita harus yakin bahwa akan ada jalan keluar dari setiap persoalan, yang mungkin tidak bisa kita jawab sekarang karena jawaban akan muncul seiring dengan perjalanan kita membangun usaha.
Selain itu, kita tentu masih ingat keajaiban-kejaiban dalam buku yang ditulis oleh Rona Bryne yang berjudul The Secret itu. Buku ini membahas tentang adanya hukum ketertarikan (law of attraction), yakni ketika orang mempunyai keinginan kuat dan yakin bisa memperolehnya bahkan sampai pada alam bawah sadarnya dan alam semesta akan membantu untuk memenuhinya.
Satu lagi, masih ingat Thomas Alva Edison kan? Ia harus mengalami 1000 lebih kegagalan sebelum ia menggapai keberhasilan. Ia dinobatkan sebagai penemu lampu pijar. Ia melakukan usaha itu tidak hanya satu dua kali. Ia melakukannya lebih dari seribu percobaan. Kalau mengaca dari sebuah pengalaman dan peristiwa dari Thomas Edison untuk mencapai kesuksesan, maka saya harus berani mencoba dan berpikiran tenang dan terus berusaha. Sebab, banyak jalan yang tidak terduga yang belum saya jamah sebelum dicoba.
Oleh karena itu, agaimana kita tahu akan berhasil atau tidak jika tidak mencoba? Harus ada keinginan yang kuat untuk membuat kesempatan itu mendekat dan berpikiran tenang untuk tidak menghadirkan negatif. Yang terpenting adalah kita harus terus mencoba dan berjelajah supaya menjamah semak-semak belukar yang tidak kita tahui. Karena di semak-semak belukar terdapat 1000 jalan yang tidak kita ketahui. Salam.Allahua’lam bishowab.[]
Karena menempati permintaan seorang adik, maka saya merelakan diri untuk mengunduh game dari balik aplikasi. Kami menunggu beberapa menit agar aplikasi itu pasang secara otomatis oleh aplikasi PlayStore. Menunggu beberapa menit akhir game itu bisa digunakan.
Kami memainkan secara berganti bersama adik saya. Hal ini kami lakukan menumbuhkan kesan kompetitif lagi seru. Kami pun memainkan sebuah game bernama Onet Vegetble Garden. Game ini sekilas tidak ada istimewa-istimewanya. Juga kalah kelas dibanding game jaman now seperti Mobile Legend atau game-game yang menarik lain. Hanya game menata beberapa jenis tumbuh-tumbuhan. Disusun tiga atau empat tumbuhan yang sama untuk mendapatkan nilai.
Jujur. Saya bukan maniak atau gamer sejati. Di gadget pribadi, saya tak memiliki dan mengoleksi permainan yang bisa diakses dari layar sentuh ini. Saya tidak terlalu suka permainan game. Apalagi itikad mengoleksinya sangat sedikit. Permainan-permainan yang mampu membius masyarakat penggila game sedemikian besar, tak mampu menggerakkan saya untuk ikut menikmati eforia itu.
Lalu apa yang saya dapat dari game ini?
Semula memang tidak ada kesan atau ada hal menarik dari game itu. Seperti game-game lainnya. Setelah menikmati game itu, saya menarik sebuah kesan dan kesimpulan tentang sebuah usaha yang pantang menyerah.
Dari permainan itu pula saya menemui esensi permainan yang sederhana, yang kemudian saya membawa pada sebuah kehidupan yang kompleks. Ternyata di balik semua peristiwa itu ada esensinya. Yaitu, ketika di posisi yang tidak menguntungkan, tidak menentu masih banyak pilihan untuk menyelesaikan permainan itu dengan baik. Tatkala durasi permainan semakin terus berkurang, hingga menuju game over. Ternyata masih ada jalan keluar untuk menyelesaikan game tersebut dengan tepat waktu.
Semua itu tergantung dari apa kita memposisikannya. Tentu dengan cara berpikiran tenang, fokus dan selalu kerja keras serta displin dan sabar. Bahwa kita bisa memainkan game itu dengan baik dan menjalani tantangan dan hambatan dalam kehidupan lebih baik lagi. Sederhananya, jika sesuatu hal yang begitu rumit, sebenarnya yang membuat hal itu sukar adalah pikiran kita sendiri. Kita harus yakin dengan idigiom “tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini."
Barangkali dalam kehidupan ini, kita terlalu sering menjust, mengeluh dan berpikiran yang rumit sendiri. Sehingga kesempatan untuk memikirkan jalan keluar pun sangat minim. Apabila kita berpikir secara terbuka dan hati yang tenang, tidak tergesa-gesa dan tenang dalam berpikir, persoalan itu akan terselesaikan dengan sendirinya. Meski kita harus selalu berusaha dan yakin disertai doa. Sebab penyelesaian akan datang bersamaan dengan usaha yang kita lakukan.
Terlebih itu semua, kita juga harus yakin bahwa apapun bidang yang kita geluti, 100 % kita menemui hambatan yang tidak bisa kita duga, tidak sesuai dengan perkiraan kita. Tatkala kita menjumpai kesukaran, tetapi kita hanya berpangku tangan tanpa ada usaha atau tindakan nyata. Maka kita sebenarnya telah melepaskan satu kesuksesan yang baru saja akan kita gapai. Tidak ada kesuksesan yang dicapai hanya dengan berpangku tangan atau mengandalkan keajaiban. Kerja keras dan displin dan berpikiran tenang merupakan rentetan dari keajaiban-keajaiban itu.
Dalam buku Mustofa Romdloni yang berjudul Sederhana tapi Dahsyat (2013), ia menulis dan mengingatkan kepada kita semua bahwa jangan memiliki pikiran yang menghalangi jalan kita untuk keluar. Semua hal harus siap dan semua jawaban harus tersedia sebelum membangun usaha. Kita harus yakin bahwa akan ada jalan keluar dari setiap persoalan, yang mungkin tidak bisa kita jawab sekarang karena jawaban akan muncul seiring dengan perjalanan kita membangun usaha.
Selain itu, kita tentu masih ingat keajaiban-kejaiban dalam buku yang ditulis oleh Rona Bryne yang berjudul The Secret itu. Buku ini membahas tentang adanya hukum ketertarikan (law of attraction), yakni ketika orang mempunyai keinginan kuat dan yakin bisa memperolehnya bahkan sampai pada alam bawah sadarnya dan alam semesta akan membantu untuk memenuhinya.
Satu lagi, masih ingat Thomas Alva Edison kan? Ia harus mengalami 1000 lebih kegagalan sebelum ia menggapai keberhasilan. Ia dinobatkan sebagai penemu lampu pijar. Ia melakukan usaha itu tidak hanya satu dua kali. Ia melakukannya lebih dari seribu percobaan. Kalau mengaca dari sebuah pengalaman dan peristiwa dari Thomas Edison untuk mencapai kesuksesan, maka saya harus berani mencoba dan berpikiran tenang dan terus berusaha. Sebab, banyak jalan yang tidak terduga yang belum saya jamah sebelum dicoba.
Oleh karena itu, agaimana kita tahu akan berhasil atau tidak jika tidak mencoba? Harus ada keinginan yang kuat untuk membuat kesempatan itu mendekat dan berpikiran tenang untuk tidak menghadirkan negatif. Yang terpenting adalah kita harus terus mencoba dan berjelajah supaya menjamah semak-semak belukar yang tidak kita tahui. Karena di semak-semak belukar terdapat 1000 jalan yang tidak kita ketahui. Salam.Allahua’lam bishowab.[]
Posting Komentar