Minggu malam adalah waktu yang tepat untuk memulai perjalanan mengelilingi Kota Surabaya. Kota Surabaya termasuk salah satu kota yang terkenal dengan kulinernya. Berbagai kuliner terkenal banyak dijajakan di Kota Pahlawan ini. Oleh karena itu, tidak elok rasanya jika sedang berada di Kota Surabaya tidak mencicipi kuliner-kuliner yang legendaris itu.
Sebenarnya kami sedang tidak sengaja berburu kuliner. Tujuan kami awal adalah menemui temannya Ella yang berada di Surabaya. Karena mengajak ketemuan, ia menawarkan di Mall Tunjungan Plaza. Temannya Ella, Niken ternyata mengajak makan di salah satu Food Court yang ada di Mall tersebut. Karena kami tidak tahu Surabaya, kami ikuti saja. Kami juga belum tahu Food Court tujuan Niken tersebut.
Akhirnya kami pun menunggu Niken. Kurang lebih setengah jam kita menunggu. Setengah jam berlalu. Dari arah belakang, ia menyapa dan langsung mengajak ke Food Court. Mereka langsung berbincang bak teman lama yang sudah lama tidak ketemu. Tanpa pikir lama, rasanya tidak enak ngobrol di tempat itu, selain itu perut dari tadi siang belum makan. Ia pun mengajak kami di salah satu Food Court. Barangkali ia sudah terlalu sering di tempat ini. Ia sangat hafal lokasinya.
Tempat makan yang direkomendasikan itu adalah resto Chop Buntut Cak Yo. Saat sampai di depan resto, saya langsung berpikir. Saya doyan apa nggak ya dengan sop yang berasal dari buntut itu? Perasaan gamang saat itu muncul juga. Saat mau memilih dan mau pesan jadi ragu-ragu. Karena seingat saya, saya belum pernah menikmati sop dengan menu buntut seperti ini.
Awalnya saya pikir resto ini khusus menyajikan berbagai macam masakan sop buntut sapi. Tapi ternyata saya keliru. Menu di Chop Buntut Cak Yo ini juga variatif. Banyak menu-menu tradisional. Kekhawatiran itu berubah seketika. Saat daftar menu makanan itu saya baca dan saya amati berbagai masakan yang biasa kita makan juga ada. Jadi tak perlu khawatir soal rasa. Oleh karena itu, bagi Anda yang tak doyan atau belum terbiasa dengan makanan berbahan dasar buntut sapi itu, Anda bisa memilih menu masakan lain.
Di Chopping Station menyajikan berbagai macam menu makanan yang tidak berbau sop. Resto Chop Buntut ini menyediakan aneka masakan olahan daging, tulang dan jeroan sapi, diselingi dengan 1-2 menu masakan ayam dan seafood.
Namun karena penasaran saya harus menikmati menu spesial dari Cak Yo ini. Tanpa pikir panjang, mau tidak mau, ya mencoba Sop buntut itu. Menu di sini terbagi menjadi menu sop yang berisi buntut, iga, jeroan dan rusuk sumsum. Kami bertiga pesan menu yang berbeda-beda. Hal ini dilakukan untuk menikmati sengan sensasi yang berbeda-beda.
Jelas menu favorit adalah sop buntut. Jika dilihat dari menu kuah yang disajikan, kuahnya sangat segar nan nikmat. Kita juga bisa memilih sop original atau sop resep Cak Yo yang berwarna putih. Kuah yang warna putih ini mirip-mirip soto Betawi gitu. Tapi rasanya jelas berbeda. Nikmatnya memang membuat orang ketagihan dan terus menyeduh sampai akhir.
Karena sop di sini dipilih dengan kualitas terbaik. Untuk Sop Buntut jelas pemilihan daging, sayur dan rempah yang masih segar sampai teknik pemotongan buntut (Chopping Technique) yang benar. Sehingga menghasilkan kualitas terbaik dan tulangnya tidak pecah. Dari situlah sop buntut ini memiliki rasa yang khas dan spesial.
Seperti yang saya katakan tadi, yang tidak mau makan sop sapi, masih ada 2 pilihan sop yaitu sop collagen ayam atau seafood. Menurut sumber sekunder, sop collagen ini memiliki manfaat membuat awet muda dan tulang kuat. Selain menu sop, ada juga menu bakso, nasi dan mie goreng bakar, nasi daun asap, bakmi dan masakan spesial Cak Yo. Meski bukan menu sop, menu-menu tersebut sepertinya disusupi beberapa buntut, iga, jeroan dan rusuk sumsum.
Lembutnya daging iga sapi yang dipadukan dengan aneka rempah dan beberapa sayur seperti tomat dan kentang, serta emping. Menu ini memang wajib dicicipi bagi pencinta kuliner sop buntut. Kenikmatan dari sop buntut ini lahir dari warisan resep keluarga yang telah turun temurun. Masakan Cak Yo selalu menjadi andalan dan alasan berkumpulnya keluarga dan teman-temannya. Begitu pun dengan kita. Dengan menikmati sop buntut ini kita seolah disatukan oleh rasa.
Cak Yo dengan menu spesialnya sop buntut selalu displin soal rasa. Ia selalu menjaga kesempurnaan kualitas jenis-jenis masakan resep keluarganya. Oleh karena itu menu ini sangat cocok buat pencinta kuliner olahan buntut sapi. Buntut enak diolah jadi sup karena teksturnya yang empuk dengan selingan lemak yang kenyal.
Oleh karena itu, cop Buntut Cak Yo merupakan kuliner yang sangat rekomended dinikmati bersama keluarga maupun bersama teman-teman.
Sebenarnya kami sedang tidak sengaja berburu kuliner. Tujuan kami awal adalah menemui temannya Ella yang berada di Surabaya. Karena mengajak ketemuan, ia menawarkan di Mall Tunjungan Plaza. Temannya Ella, Niken ternyata mengajak makan di salah satu Food Court yang ada di Mall tersebut. Karena kami tidak tahu Surabaya, kami ikuti saja. Kami juga belum tahu Food Court tujuan Niken tersebut.
Akhirnya kami pun menunggu Niken. Kurang lebih setengah jam kita menunggu. Setengah jam berlalu. Dari arah belakang, ia menyapa dan langsung mengajak ke Food Court. Mereka langsung berbincang bak teman lama yang sudah lama tidak ketemu. Tanpa pikir lama, rasanya tidak enak ngobrol di tempat itu, selain itu perut dari tadi siang belum makan. Ia pun mengajak kami di salah satu Food Court. Barangkali ia sudah terlalu sering di tempat ini. Ia sangat hafal lokasinya.
Tempat makan yang direkomendasikan itu adalah resto Chop Buntut Cak Yo. Saat sampai di depan resto, saya langsung berpikir. Saya doyan apa nggak ya dengan sop yang berasal dari buntut itu? Perasaan gamang saat itu muncul juga. Saat mau memilih dan mau pesan jadi ragu-ragu. Karena seingat saya, saya belum pernah menikmati sop dengan menu buntut seperti ini.
Awalnya saya pikir resto ini khusus menyajikan berbagai macam masakan sop buntut sapi. Tapi ternyata saya keliru. Menu di Chop Buntut Cak Yo ini juga variatif. Banyak menu-menu tradisional. Kekhawatiran itu berubah seketika. Saat daftar menu makanan itu saya baca dan saya amati berbagai masakan yang biasa kita makan juga ada. Jadi tak perlu khawatir soal rasa. Oleh karena itu, bagi Anda yang tak doyan atau belum terbiasa dengan makanan berbahan dasar buntut sapi itu, Anda bisa memilih menu masakan lain.
Di Chopping Station menyajikan berbagai macam menu makanan yang tidak berbau sop. Resto Chop Buntut ini menyediakan aneka masakan olahan daging, tulang dan jeroan sapi, diselingi dengan 1-2 menu masakan ayam dan seafood.
Namun karena penasaran saya harus menikmati menu spesial dari Cak Yo ini. Tanpa pikir panjang, mau tidak mau, ya mencoba Sop buntut itu. Menu di sini terbagi menjadi menu sop yang berisi buntut, iga, jeroan dan rusuk sumsum. Kami bertiga pesan menu yang berbeda-beda. Hal ini dilakukan untuk menikmati sengan sensasi yang berbeda-beda.
Jelas menu favorit adalah sop buntut. Jika dilihat dari menu kuah yang disajikan, kuahnya sangat segar nan nikmat. Kita juga bisa memilih sop original atau sop resep Cak Yo yang berwarna putih. Kuah yang warna putih ini mirip-mirip soto Betawi gitu. Tapi rasanya jelas berbeda. Nikmatnya memang membuat orang ketagihan dan terus menyeduh sampai akhir.
Karena sop di sini dipilih dengan kualitas terbaik. Untuk Sop Buntut jelas pemilihan daging, sayur dan rempah yang masih segar sampai teknik pemotongan buntut (Chopping Technique) yang benar. Sehingga menghasilkan kualitas terbaik dan tulangnya tidak pecah. Dari situlah sop buntut ini memiliki rasa yang khas dan spesial.
Seperti yang saya katakan tadi, yang tidak mau makan sop sapi, masih ada 2 pilihan sop yaitu sop collagen ayam atau seafood. Menurut sumber sekunder, sop collagen ini memiliki manfaat membuat awet muda dan tulang kuat. Selain menu sop, ada juga menu bakso, nasi dan mie goreng bakar, nasi daun asap, bakmi dan masakan spesial Cak Yo. Meski bukan menu sop, menu-menu tersebut sepertinya disusupi beberapa buntut, iga, jeroan dan rusuk sumsum.
Lembutnya daging iga sapi yang dipadukan dengan aneka rempah dan beberapa sayur seperti tomat dan kentang, serta emping. Menu ini memang wajib dicicipi bagi pencinta kuliner sop buntut. Kenikmatan dari sop buntut ini lahir dari warisan resep keluarga yang telah turun temurun. Masakan Cak Yo selalu menjadi andalan dan alasan berkumpulnya keluarga dan teman-temannya. Begitu pun dengan kita. Dengan menikmati sop buntut ini kita seolah disatukan oleh rasa.
Cak Yo dengan menu spesialnya sop buntut selalu displin soal rasa. Ia selalu menjaga kesempurnaan kualitas jenis-jenis masakan resep keluarganya. Oleh karena itu menu ini sangat cocok buat pencinta kuliner olahan buntut sapi. Buntut enak diolah jadi sup karena teksturnya yang empuk dengan selingan lemak yang kenyal.
Oleh karena itu, cop Buntut Cak Yo merupakan kuliner yang sangat rekomended dinikmati bersama keluarga maupun bersama teman-teman.
إرسال تعليق