Secara geografis wilayah Trenggalek menempati daerah pegunungan yang membentang luas dari berbagai sisi. Bentangan alam tersebut menempati dataran tinggi, sehingga pemandangan yang membentang pada alam tersebut tampak elok nan rupawan. Oleh karena itu keindahan alam kerap kita temui di Kabupaten penghasil Tempe Keripik ini.
Berbicara keindahan alam yang berada di Kabupaten Trenggalek ini tidak akan habis untuk dibahas, dikunjungi dan dinikmati. Sebab selalu ada yang baru dan nge-hits dari alam di Trenggalek ini. Salah satunya yang baru dan hangat lagi hits adalah wisata alam Putri Maron. Wisata Putri Maron ini merupakan perpaduan bentangan alam dan air terjun mini yang begitu mempesona, yang mampu membius mata saat kita memandang.
Lokasinya berada di Desa Depok, Kecamatan Bendungan. Saat berkunjung ke sana, hijaunya daun dan rindangnya pohon menjadi sajian segar pelepas penat dari aktivitas kerja seharian. Dua unsur atau konsep dipadukan untuk dikemas untuk menghasilkan keindahan alam yang wajib dikunjungi dan dinikmati. Perpaduan grojogan atau air terjun dan taman yang dikemas sedemikian menarik nan indah. Keindahan itu tentu memanjakan siapa saja yang berkunjung dan telah datang.
Terlebih bagi saya sendiri begitu, menikmati sajian yang begitu romantis dan yang harmonis antara hijaunya pepohonan dan warna-warni payung di atas, menambah kesan artistik dan futuristik. Wisata khas kekinian. Payung warna-warni ditata rapi di sekitaran jalan di lokasi Putri Maron. Selain grojogan dan hijaunya pepohonan, yang tidak kalah adalah rindangnya pohon pinus. Di sela-sela pohon Pinus ada pula berbagai aksesoris kekinian untuk menambah cantik dan menawan Putri Maron ini. Payung-payung itu menambah kesan yang artistik juga futuristik. Mengisyaratkan kesan kekinian.
Rute Menuju Lokasi
Meski berada di daerah pegunungan, akses jalan menuju wisata Putri Maron ini sudah bagus dan mudah dijangkau. Bila Anda melakukan perjalanan dari arah Kota Trenggalek, Anda bisa mengambil rute Jalan Kanjeng Jimat. Traffic Light utara Terminal Surodakan itu ke arah Timur sampai di pertigaan Pasar Rejowinangun.
Nah, jika sampai di pertigaan Pasar Rejowinangun belok ke arah Utara, lurus sampai masuk perbatasan Desa Dawuhan dan Desa Depok. Jika Anda berangkat dari Arah Tulungagung, Anda bisa lewat perempatan Traffic Light Polsek Pogalan ke arah utara ikuti jalan raya sampai di pertigaan Pasar Rejowinangun. Di sepanjang perjalanan disuguhi pemandangan yang indah, asri dan sejuk dari pegunungan sekitar. Namun Anda harus tetap berhati-hati, karena rute jalannya naik turun, membuat perjalanan Anda lebih menarik dan menantang.
Harga Tiket Masuk
Wisata alam Putri Maron ini belum dipungut biaya. Para pengunjung hanya dikenakan tarif parkir sebesar Rp. 2.000,- untuk setiap sepeda motor. Cukup murah dan terjangkau bukan? Keindahan alam yang begitu menawan hanya ditebus dengan harga murah tentu sangat dilarang untuk merusak atau menginjak-injak tamanan yang sudah ditata rapi secara swadaya masyarakat itu. Di beberapa spot sudah dilengkapi dengan tempat-tempat untuk berfoto yang menarik terutama bagi teman-teman yang gemar selfie atau berfoto.
Wisata Putri Maron Kali Batu Purba
Putri Maron merupakan salah satu wisata alam yang baru diperkenalkan ke publik pada akhir tahun 2017. Namun karena kecantikannya yang begitu mempesona serta adanya media sosial, hal ini turut membantu para pengelola dalam mendatangkan pengunjung. Di sisi lain, para pengunjung juga ikut membagi kesannya di media sosial; Facebook maupun Instragram. Lewat dukungan semua pihak inilah Putri Maron jadi booming dan viral.
Sementara, nama wisata itu tidak hanya asal ambil saja. Nama Putri Maron memiliki nama yang menarik, yang diangkat dari dua suku kata. Putri dan Maron. Nama Putri berasal dari kata anak perempuan. Sedangkan nama Maron dapat diartikan sebagai kedung. Oleh karena itu, nama wisata Putri Maron dapat diartikan sebagai Kedung Perempuan atau kolam air perempuan.
Konon pada zaman dahulu, tempat ini pernah menjadi persinggahan putri dari Kerajaan Kediri. Oleh sebab itu tempat ini disebut dengan Putri Maron. Wisata alam Putri Maron ini memiliki pemandangan yang mempesona. Sungai dengan bebatuan yang diduga merupakan batuan purba kala mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Tidak jarang pengunjung memanfaatkan kedung kecil dari air terjun mini untuk bermain air maupun jadi tempat selfie. Sementara di sekitar kedung juga "diramaikan" dan ditata rapi dengan berbagai taman serta berbagai aksesoris seperti hiasan payung warna-warni. Jadi Putri Maron ini sangat tepat dinikmati di akhir pekan bersama keluarga, teman maupun pacar.
Namun yang perlu diperhatikan saat berkunjung di tempat-tempat wisata, termasuk di Putri Maron ini adalah selalu menjaga kebersihan sampah dan tidak merusak lingkungan, baik fasilitas maupun tumbuh-tumbuhan yang berada di sekitar lokasi wisata.[]
Berbicara keindahan alam yang berada di Kabupaten Trenggalek ini tidak akan habis untuk dibahas, dikunjungi dan dinikmati. Sebab selalu ada yang baru dan nge-hits dari alam di Trenggalek ini. Salah satunya yang baru dan hangat lagi hits adalah wisata alam Putri Maron. Wisata Putri Maron ini merupakan perpaduan bentangan alam dan air terjun mini yang begitu mempesona, yang mampu membius mata saat kita memandang.
Lokasinya berada di Desa Depok, Kecamatan Bendungan. Saat berkunjung ke sana, hijaunya daun dan rindangnya pohon menjadi sajian segar pelepas penat dari aktivitas kerja seharian. Dua unsur atau konsep dipadukan untuk dikemas untuk menghasilkan keindahan alam yang wajib dikunjungi dan dinikmati. Perpaduan grojogan atau air terjun dan taman yang dikemas sedemikian menarik nan indah. Keindahan itu tentu memanjakan siapa saja yang berkunjung dan telah datang.
Terlebih bagi saya sendiri begitu, menikmati sajian yang begitu romantis dan yang harmonis antara hijaunya pepohonan dan warna-warni payung di atas, menambah kesan artistik dan futuristik. Wisata khas kekinian. Payung warna-warni ditata rapi di sekitaran jalan di lokasi Putri Maron. Selain grojogan dan hijaunya pepohonan, yang tidak kalah adalah rindangnya pohon pinus. Di sela-sela pohon Pinus ada pula berbagai aksesoris kekinian untuk menambah cantik dan menawan Putri Maron ini. Payung-payung itu menambah kesan yang artistik juga futuristik. Mengisyaratkan kesan kekinian.
Rute Menuju Lokasi
Meski berada di daerah pegunungan, akses jalan menuju wisata Putri Maron ini sudah bagus dan mudah dijangkau. Bila Anda melakukan perjalanan dari arah Kota Trenggalek, Anda bisa mengambil rute Jalan Kanjeng Jimat. Traffic Light utara Terminal Surodakan itu ke arah Timur sampai di pertigaan Pasar Rejowinangun.
Nah, jika sampai di pertigaan Pasar Rejowinangun belok ke arah Utara, lurus sampai masuk perbatasan Desa Dawuhan dan Desa Depok. Jika Anda berangkat dari Arah Tulungagung, Anda bisa lewat perempatan Traffic Light Polsek Pogalan ke arah utara ikuti jalan raya sampai di pertigaan Pasar Rejowinangun. Di sepanjang perjalanan disuguhi pemandangan yang indah, asri dan sejuk dari pegunungan sekitar. Namun Anda harus tetap berhati-hati, karena rute jalannya naik turun, membuat perjalanan Anda lebih menarik dan menantang.
Harga Tiket Masuk
Wisata alam Putri Maron ini belum dipungut biaya. Para pengunjung hanya dikenakan tarif parkir sebesar Rp. 2.000,- untuk setiap sepeda motor. Cukup murah dan terjangkau bukan? Keindahan alam yang begitu menawan hanya ditebus dengan harga murah tentu sangat dilarang untuk merusak atau menginjak-injak tamanan yang sudah ditata rapi secara swadaya masyarakat itu. Di beberapa spot sudah dilengkapi dengan tempat-tempat untuk berfoto yang menarik terutama bagi teman-teman yang gemar selfie atau berfoto.
Wisata Putri Maron Kali Batu Purba
Putri Maron merupakan salah satu wisata alam yang baru diperkenalkan ke publik pada akhir tahun 2017. Namun karena kecantikannya yang begitu mempesona serta adanya media sosial, hal ini turut membantu para pengelola dalam mendatangkan pengunjung. Di sisi lain, para pengunjung juga ikut membagi kesannya di media sosial; Facebook maupun Instragram. Lewat dukungan semua pihak inilah Putri Maron jadi booming dan viral.
Sementara, nama wisata itu tidak hanya asal ambil saja. Nama Putri Maron memiliki nama yang menarik, yang diangkat dari dua suku kata. Putri dan Maron. Nama Putri berasal dari kata anak perempuan. Sedangkan nama Maron dapat diartikan sebagai kedung. Oleh karena itu, nama wisata Putri Maron dapat diartikan sebagai Kedung Perempuan atau kolam air perempuan.
Konon pada zaman dahulu, tempat ini pernah menjadi persinggahan putri dari Kerajaan Kediri. Oleh sebab itu tempat ini disebut dengan Putri Maron. Wisata alam Putri Maron ini memiliki pemandangan yang mempesona. Sungai dengan bebatuan yang diduga merupakan batuan purba kala mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Tidak jarang pengunjung memanfaatkan kedung kecil dari air terjun mini untuk bermain air maupun jadi tempat selfie. Sementara di sekitar kedung juga "diramaikan" dan ditata rapi dengan berbagai taman serta berbagai aksesoris seperti hiasan payung warna-warni. Jadi Putri Maron ini sangat tepat dinikmati di akhir pekan bersama keluarga, teman maupun pacar.
Namun yang perlu diperhatikan saat berkunjung di tempat-tempat wisata, termasuk di Putri Maron ini adalah selalu menjaga kebersihan sampah dan tidak merusak lingkungan, baik fasilitas maupun tumbuh-tumbuhan yang berada di sekitar lokasi wisata.[]
إرسال تعليق